Sunday, March 11, 2018

Di Negara Maju Moralitas Rusak, Jadi Sistem Pendidikannya Tidak Bermanfaat?

[Komentar]: Negara maju yang makin sekuler, makin jauh dari Tuhan, makin merosot etika dan moralitasnya.

[Gene]: Indonesia berbeda dengan negara maju? Di sana etika dan moralitas merosot? Di sini tidak? Kalau rakyat Indonesia “dekat dengan Tuhan”, kita tidak akan menemukan fenomena2 di bawah ini. Kenapa ada? Tolong bapak sebutkan yang mana dari daftar ini, yang TIDAK ADA di Indonesia, disebabkan rakyat Indonesia dekat dengan Tuhan:

- seks bebas
- hamil di luar nikah
- aborsi
- LGBT
- melahirkan anak di sekolah (atau sekitarnya)
- pembuangan bayi baru lahir
- penggunaan bayi utk mengemis
- pembuatan film porno oleh anak remaja
- narkoba
- penggunaan narkoba dan miras sebelum sekolah
- penjualan miras kepada anak
- anak merokok
- penjualan rokok kepada anak
- tawuran memakai seragam sekolah, langsung setelah keluar sekolah
- pembunuhan terhadap anak
- korupsi dana pendidikan
- korupsi pembangunan sekolah
- korupsi terhadap gaji guru

Mau saya teruskan?

Dan kebanyakan dari hal ini dilakukan oleh orang yang mengaku Muslim, yang juga shalat dan ngaji (atau tahu cara shalat dan ngaji). Apakah rakyat Indonesia memang “dekat dengan Tuhan”? Dan negara maju rusak semua? Atau semua negara alami kerusakan moral sekarang? Kerusakan moral di sana juga ada di sini. Tapi ada pencapaian yang JELAS dari sistem pendidikan di sana, yang bisa terukur dari kemampuan berpikir, menciptakan, dan membawa perubahan positif. Kenapa begitu takut ambil yang baik dari sana, dan manfaatkan di sini? Tidak ada yang takut ambil konsep listrik, atau komputer, atau HP, atau TV, atau pengobatan, atau yang lain dari barat. Diambil (dibeli) terus, dan dimanfaatkan di sini, karena terbukti ada manfaatnya. Kenapa begitu takut dan sensi terhadap perbaikan sistem pendidikan?
-Gene Netto

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...