Thursday, January 25, 2018

Ingin Tutupi Aib, Siswi SMK di Purwokerto Bunuh Bayinya dalam Toilet RS

Anak ini sungguh cerdas. Mau tutupi aib hamil di luar nikah, caranya sederhana. Melahirkan bayi, lalu bunuh bayi, dan sembunyikan mayat bayi itu di belakang ember di toilet rumah sakit. Tidak mungkin mayatnya ditemukan di situ. Simsalabim, aib hamil di luar nikah jadi hilang.

Yang bikin saya heran, dari kasus2 seperti ini yang makin sering terjadi, adalah orang tua, guru sekolah, dan semua teman “tidak tahu” anak itu sedang hamil selama 9 bulan. Yang lebih mengherankan adalah cara berpikir anak2 itu, bahwa pembunuhan bayi, atau pembuangan bayi, akan tutupi aib mereka dan perbuatan mereka tidak akan ketahuan. Apa mereka tidak baca berita? Dalam hampir semua kasus, ibu dari bayi2 itu ditemukan dengan cepat. Tapi banyak anak yang berpikir bahwa membunuh atau membuang bayi akan akhiri masalah yang mereka hadapi.

Dan kenapa bisa hamil dari awalnya? Untuk bahas itu, perlu pembicaraan panjang ttg 1) rusaknya sistem pendidikan yg hanya fokus pada nilai pelajaran, 2) tidak adanya pendidikan seks sejak SD utk kebanyakan anak, 3) kekurangan pendidikan agama, 4) tidak dekatnya orang tua dgn anak, 5) ketidakpedulian banyak guru terhadap hasil pendidikan, 6) ketidakpedulian pemerintah terhadap masa depan anak bangsa, dan seterusnya.

Tapi kebanyakan orang tidak ingin membahas topik yang rumit dan serius seperti itu. Yang penting, bukan anak orang elit yang jadi hamil di luar nikah dan membunuh bayinya. Hanya anak miskin saja, jadi bukan masalah besar. Mari kita kembali nonton acara pelawak dan dangdut di tivi, biar ada hiburan.
-Gene Netto 

Ingin Tutupi Aib, Siswi SMK di Purwokerto Bunuh Bayinya dalam Toilet RS
Fokus, Purwokerto - Seorang remaja putri berusia 16 tahun melahirkan seorang bayi di toilet sebuah rumah sakit di Purwokerto, Selasa siang. Kejadian tersebut berawal saat remaja putri ini sedang menjalani rawat inap di rumah sakit tersebut. Pelaku yang merasa mulas pergi ke toilet di ruang rawat inap, dan melahirkan seorang bayi. Lantas siswi kelas 10 sebuah SMA tersebut meminta perawat mengantarkan gunting ke toilet dengan alasan hendak menggunting diaper.

Dengan menggunakan gunting, pelaku langsung memotong tali pusat sang bayi kemudian menikamnya sebanyak 11 tusukan hingga sang bayi tewas. Pembunuhan bayi ini terbongkar saat perawat berusaha memeriksa toilet karena pelaku tak kunjung keluar. "Begitu perawat masuk ke kamar mandi, ternyata ditemukan bayi tersebut berada di balik sebuah ember," kata Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun.

2 comments:

  1. Salam pak gene..
    Terima kasih telah mengangkat masalah ini.
    Menurut saya inilah sumber malapetaka terbesar di Indonesia. Kebebasan pergaulan di Indonesia. Masyarakat Indonesia menganggap biasa jika anak anak mereka berpacaran, mereka malah berpesan kepada pacar anaknya "hati-hati ya jaga anak saya."
    Padahal di Islam jelas berpacaran adalah dilarang. Orang hanya terfokus menjalankan karier dan mengais rezeki. Kehidupan moral anak anak terabaikan. Anak-anak lebih dekat dan terbuka kepada teman drpd keluarga sendiri. Televisi hanya fokus pada acara hiburan. Dan artis artis sangat disanjung dan dijadikan tauladan hidup. Semua acara talk show dibumbui dengan settingan untuk membuat orang orang penasaran dan selalu mengikuti program mereka.
    Pak gene.. Sungguh saya sangat berterima kasih atas kerja keras anda dan segala usaha yang telah anda lakukan untuk mengubah bangsa ini. Indonesia tidak akan berubah jika kebobrokan mental ini tidak diubah. Jika pengetahuan dan ketaatan beragama meningkat diiringi dengan kedekatan antar anggota keluarga, dan semakin fokusnya orang tua, pendidik, ulama dan pemerintah untuk memberantas kebobrokan mental masyarakat, insha Allah Indonesia akan berubah dan mencapai kemajuan moralitas bangsa, dan pada akhirnya kemajuan dalam hal lain akan mengikuti.
    Semoga pak gene beserta teman teman yang berjuang secara nyata untuk menyelamatkan bangsa ini selalu diberi kesehatan dan perlindungan dari Allah SWT. Semoga Allah mempertemukan pak gene dengan semakin banyak orang yang mampu dan rela berjuang bersama dalam menegakkan kemerosotan moral bangsa Indonesia. Amin ya Rab..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin. Terima kasih doanya. Memang ada banyak tugas berat di sini. Tapi banyak orang sibuk melihat dunia, dan akhirat hanya penting ketika shalat saja. Contohnya korupsi. Tidak memikirkan akhirat ketika melakukan korupsi. Tapi kl tidak ada uang, malu di dunia karena tas hermes masih yang tahun lalu. Jadi banyak anak tidak dapat pendidikan agama berkualitas dari orang tuanya, sehingga agamanya tidak kuat, dan mereka melihat dunia sebagai tempat terpenting di dalam hatinya.
      Ulama juga perlu disemangatkan utk keluar dari pesantren dan berinteraksi dgn anak2 muda yang bukan santri. Banyak ahli agama tidak pernah bertemu dengan anak yang rusak, di luar pesantren. Jadi pengaruhnya di tengah masyarakat kurang kuat. Banyak anak muda tidak kenal ustadz dan tidak dekat dengannya. Jadi ada banyak faktor. Semuanya bisa diperbaiki insya Allah, tapi perlu persatuan dari seluruh umat islam. Di saat ini belum ada, jadi harus dibangun bertahap.

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...