Wednesday, December 06, 2017

Anak Yatim Usia 5 Tahun Disiksa Kakeknya, Ditelanjangi Dan Diumpankan Ke Monyet



Assalamu’alaikum wr.wb., Anak yatim ini (AZI, usia 5 tahun) dituduh mencuri 50 ribu oleh kakeknya. Ditelanjangi, dan dipegang depan seekor monyet. Penis dan pantat anak yatim itu digigit dan dicakar berkali-kali selama minimal 6 menit (mungkin lebih lama). Anak itu teriak terus, dan berusaha tutupi kemaluannya dgn tangan, tapi kakek tarik tangannya terus, agar digigit lagi. AZI menjadi yatim sejak bayi jadi tidak bisa merasakan kasih sayang dan perlindungan dari bapaknya. Ibunya terpaksa cari nafkah hidup di kota lain, jadi AZI tinggal bersama kakeknya. Ternyata kakeknya tidak punya rasa kasih sayang.

Di seluruh Indonesia, ada pejabat Muslim yang dengan bangga undang ratusan anak yatim buka puasa bersama di bulan Ramadhan. Tapi apakah ada pejabat yang membuat program tunjangan bulanan anak yatim? Renovasi kantor, pembangunan masjid, mobil2 baru, dan puluhan proyek baru lain adalah tindakan standar. Tidak ada yang mulai dengan usaha mensejahterakan anak yatim duluan. Selalu memikirkan diri sendiri, pengembalian biaya kampanye, dan program pencitraan. Anak yatim tidak penting. Kecuali untuk diajak makan setahun sekali. Inilah nasib anak yatim yang sebenarnya, di negara dgn jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia. Kasihan Nabi Muhammad SAW dapat umat seperti kita.

Di seluruh Indonesia, anak dan perempuan alami kekerasan. Tidak ada usaha untuk berantas kekerasan terhadap anak sebelum terjadi, lewat program pendidikan. Di video ini terlihat, seorang warga merekam, tapi tidak berusaha MELINDUNGI. Seorang anak lain menyaksikan sambil ketawa, dan tidak protes atau cari bantuan. Berapa banyak orang di sini TIDAK PUNYA EMPATI terhadap manusia yang lain? Banyak orang lebih sayang pada mobil dan motor, binatang peliharaan, atau rokoknya, daripada sayang pada anak yatim.

Indonesia adalah negara penuh kekerasan terhadap anak dan perempuan. Tapi kekerasan itu tidak mau dibahas. Kebanyakan orang hanya mengatakan “Memprihatinkan ya!” lalu buang muka, tidak mau melihat lagi, dan menunggu “orang lain” melakukan perubahan. Yang penting anak kandung sendiri aman. Anaknya orang lain tidak penting. Tidak ada yang mau tanggung jawab, baik rakyat maupun pejabat. Dan anak kecil dan perempuan dibiarkan menjadi korban bertahun-tahun. Harus ada kejadian seperti apa, sampai bisa terjadi perubahan? Sungguh rugi anak yang ditakdirkan menjadi yatim di negara penuh Muslim ini. Lebih beruntung menjadi yatim di negara barat yang kafir, karena kepedulian pemerintah dijamin di sana. Di sini tidak. Alhamdulillah Rasulullah SAW telah wafat dan tidak bisa melihat kita.
Wassalamu’alaikum wr.wb., Gene Netto

Peringatan: Video ini tampilkan seorang anak yatim yang telajang, dan diumpankan ke seekor monyet oleh kakeknya sendiri. Penis dan pantat anak yatim itu digigit dan dicakar selama 6 menit. Jangan nonton kalau tidak kuat.
Viral Video Kakek Umpanin Cucu Ke Monyet!!

Ini Pengakuan Kakek di Pasuruan yang Tega Umpankan Cucu ke Monyet
Selasa 05 Desember 2017, Muhajir Arifin - detikNews

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...