Tuesday, September 05, 2017

Anak Muslim Yang Tidak Dididik Dengan Baik Bisa Murtad



Assalamu’alaikum wr.wb., Kemarin saya bertemu seorang anak muda yang sudah murtad. Latar belakang dan cara berpikirnya sama spt dalam kasus2 sebelumnya. Hampir semua anak spt itu tidak tahu banyak ttg Rasulullah SAW (jadi tidak bisa sayanginya karena tidak kenal), tidak tahu ttg mujizat Nabi Muhammad SAW (sebagai bukti dia Nabi Allah), tidak biasa baca dan memahami Al Quran (apalagi mengamalkannya), tidak paham banyak ttg ajaran Islam, dsb. Jadi oleh karena itu, setelah ada pancingan utk melirik agama lain (biasanya dari pacar atau teman dekat yang non-Muslim), dgn sangat mudah bisa pindah agama.

Saya jelaskan kepadanya: Dunia ini adalah ujian. Tempat kita diuji. Dan setelah ujian ini berlalu, hanya ada dua hasil: lulus ujian atau gagal. Yang lulus ditempatkan di Sorga. Yang gagal ditempatkan di Neraka. Dan sorga sama neraka itu ada Pemiliknya. Bukan kita yang ciptakan, atau jadi pemiliknya, atau punya hak utk maksa masuk didasari asumsi kita sendiri.

Allah berkuasa mutlak terhadap siapa yang boleh masuk sorga dan neraka, yang Dia ciptakan. Jadi kl mau dapat kesempatan utk masuk sorga (milik Allah), maka sebelumnya harus lulus dari Ujian Allah. Dan aturan utk lulus dari Ujian ini diberikan dalam Al Quran dan Hadiths. Kl mau cari dari sumber yang lain, jelas salah, dan bukan dari Allah. Jadi tidak bisa ikuti aturan yang tidak berasal dari Allah, tapi berharap bisa lulus dari ujian ini dan masuk sorga milik Allah.

Semoga menjadi pelajaran bagi semua orang tua Muslim. Anak mana saja yang dari kecil tidak taat dgn ajaran agama Islam, bisa dipancing untuk tinggalkan Islam. Dan hanya ada satu kunci utk menyelamatkan anak dari keadaan itu, yaitu pendidikan agama yang kuat dan berkualitas sejak dini. Jangan berasumsi anak yang shalat setelah disuruh sudah oke dan bisa dibiarkan menjadi dewasa tanpa pengawasan lagi. Terlihat shalat tidak cukup. Perlu diajak diskusi terus, dan pemberian ajaran agama terus, sampai dia menjadi dewasa dan terlihat mandiri.

Jangan berasumsi ttg isi hatinya, tapi BERTANYA dan memastikan dia pahami ajaran dasar agama Islam, mengenal Rasulullah SAW, dan percaya pada Al Qur’an, Islam, dan Allah sebagai Tuhan Yang Maha Esa. Kalau orang tua tidak perhatikan terus, anak yg keimanannya kurang kuat bisa diajak ke jalan yang lain oleh Setan.

Semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum wr.wb.,
Gene Netto

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...