Wednesday, March 31, 2010

Magnet Bisa Mengubah Moralitas Kita

Ini studi yang menarik. Dengan menggunakan magnet di samping kepala, para ilmuan berhasil mengubah keputusan dan pemikiran moral di dalam sukarelawan. Perbubahan terjadi di satu bagian kecil di dalam otak, di atas telinga kanan (disebut bagian RTPJ). Dan ternyata, bagian dari otak ini berkembang secara pelan (telat) dibandingkan bagian lain dari otak.
Jadi, bagaimana dengan anak yang disuruh bertanggung jawab atas perbuatannya, di dalam sekolah, di dalam keluarga, dan di mata hukum, kalau bagian dari otak yang berpengaruh terhadap moralitas masih berkembang sampai dengan umur 20an dan terpengaruh sekali hanya dengan daya magnet yang dialami untuk beberapa detik?
Dan setelah baca hasil studi ini, saya jadi berfikir apakah ada efek terhadap moralitas di kalangan anak yang menggunakan HP, yang juga mengeluarkan signal radio-magnetik?
Menarik sekali…!

Proses Biometrik di Imigrasi Bandara Cengkareng Baru Berlaku Hari Ini

Rabu, 31/03/2010 12:37 WIB
Nograhany Widhi K - detikNews
Jakarta - Mengurus proses keimigrasian di loket Imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, mulai hari ini butuh waktu hingga 2 jam. Hal itu terjadi karena penerapan fasilitas border control management (manajemen pengawasan perbatasan).

Setiap pelawat warga negara asing, akan menjalani pemeriksaan biometrik berupa pemotretan wajah dan empat sidik jari, serta scanning paspor, di loket Imigrasi. Hal ini diterapkan untuk kedatangan maupun keberangkatan. Karena antrean untuk WNI dan WNA disatukan, akibatnya, WNI yang tidak akan mengalami pemeriksaan seperti itu, terpaksa ikut antre sehingga menambah panjang deretan.

Ada Darah Babi di Filter Rokok

Rabu, 31 Maret 2010, 10:06 WIB
Arfi Bambani Amri
VIVAnews - Seorang peneliti di Australia melansir penelitian mengenai rokok yang diduga mengandung darah babi. Kandungan babi yang diharamkan umat Islam ini ditemukan di filter rokok.

Profesor di bidang Kesehatan Publik, Universitas Sydney, Simon Chapman, menunjuk pada riset terbaru yang mengidentifikasi 185 penggunaan hemoglobin atau bagian darah babi, termasuk dalam pembuatan filter rokok. Penemuan ini, kata Chapman kepada News.com.au, bisa berdampak pada kelompok Islam dan Yahudi.

Tuesday, March 30, 2010

Dituduh Curi Sepeda, 4 Bocah Dipukuli Belasan Anggota TNI AD

Belasan Anggota TNI??? Untuk melawan anak2 SD-SMP (yang belum terbukti bersalah)? Luar biasa.
Bagaimana kalau Indonesia diserang oleh negara musuh? Untuk melawan anak2, perlu belasan prajurit.
Jadi untuk melawan satu anggota pasukan khusus dari negara musuh, perlu berapa ratus prajurit TNI? (Karena untuk melawan anak kecil, perlu belasan prajurit. Hehehehe...)

Parah amat.
Wassalam,
Gene

Dituduh Curi Sepeda, 4 Bocah Dipukuli Belasan Anggota TNI AD

Selasa, 30/03/2010 11:28 WIB
Moksa Hutasoit - detikNews
Depok - Empat bocah dipaksa mengaku oleh belasan anggota TNI AD telah mencuri sepeda. Bahkan wajah keempat bocah itu babak belur akibat bogem mentah para anggota militer itu.

Berharap Lulus UN, Pensil Siswa Dibawa ke Paranormal

Kamis, 25/03/2010 18:52 WIB
Muhammad Aminudin - detikSurabaya
Malang - Ratusan siswa MTS serta MI Kyai Haji Hasyim Asya'ri Pandawangi, Kota Malang menggelar istiqozah dan salat hajat, untuk menghadapi UN pekan depan. Selesai berdoa bersama, seluruh siswa kemudian diminta mengumpulkan alat tulis untuk dibawa ke paranormal.

“This is the Way God Made Me”: A Scientific Examination of Homosexuality and the “Gay Gene”

Oleh Brad Harrub, Ph.D. and Bert Thompson, Ph.D. and Dave Miller, Ph.D.
© 2003  Apologetics Press, Inc.  All Rights Reserved.
Reproduced by Permission from Apologetics Press, Inc.

Artikel yang lengkap dalam bahasa Inggris bisa dibaca di sini:
“This is the Way God Made Me”: A Scientific Examination of Homosexuality and the “Gay Gene”
http://www.trueorigin.org/gaygene01.asp
(Katanya tidak boleh disimpan online di situs yang lain, jadi saya kasih linknya saja.)

Assalamu'alaikum wr.wb.,
Artikel ini sangat menarik. (Maaf, dalam bahasa Inggris dan terlalu panjang untuk diterjemahkan.) Intinya dari artikel ini adalah sebagai berikut:

Wednesday, March 24, 2010

Ditentang Ormas Islam, Panitia ILGA Ngotot Kongres Tetap Digelar

Rabu, 24/03/2010 14:48 WIB
Kongres Lesbi, Gay & Biseks se-Asia
Zainal Effendi - detikSurabaya
Surabaya - Panitia International lesbian, gay, bisexual, transgender dan intersex association (ILGA) berharap, kongres ke-4 yang diikuti anggota se Asia tetap bisa digelar di Surabaya. Padahal, kongres yang akan digelar di Hotel Mercure Surabaya, tanggal 26-28 Maret 2010 ini mendapat protes dari berbagai ormas Islam dan tidak mendapat izin dari pihak kepolisian.

"Kita saat ini sedang dalam tahap penyelesaian dan kita berharap dengan rampungnya tahap ini, maka kongres bisa kita selenggarakan," kata panitia ILGA, Maria Mustika, saat dihubungi detiksurabaya.com, Rabu (24/3/2010). Tidak hanya itu, Maria juga mempunyai kenyakinan bahwa masyarakat Surabaya merupakan masyarakat beragama yang mempunyai toleransi yang tinggi, sehingga kegiatannya tetap dapat dilaksanakan dengan penuh toleransi.

Tuesday, March 23, 2010

1st Indonesian Hot Air Balloon Adventure 26-28 March 2010


















Aku foto iklan billboard ini pas lagi lewat di jalan, di Sentoel City.
Mungkin akan menarik bagi teman2 yang punya anak kecil untuk membawa mereka ke situ.

Wassalam,
Gene

Thursday, March 18, 2010

Ceramah di Ciputat Sabtu 20 Maret, 2010

Assalamu'alaikum wr.wb.,

Insya Allah saya akan ceramah untuk Maulid Nabi, pada hari Sabtu 20 Maret, 2010 di:

Lokasi:   Masjid Mujahidin - Ciputat
Waktu:   Jam 8 malam, setelah shalat Isya

Monday, March 15, 2010

Masuk Republika


Assalamu'alaikum wr.wb.,

Kemarin, hari minggu 14 Maret, 2010, saya masuk koran Republika. Tidak ada info yang baru. Seperti biasa, menceritakan latar belakang singkat saya. Fotonya agak besar.
Di halaman terkahir, di Islam Digest, kalau ada yang mau cari.

Bisa dibaca online di sini.

Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene

Thursday, March 11, 2010

Hukum Mendoakan non-Muslim

Pertanyaan
Assalamu'alaikum wr.wb.,

Saya mau bertanya kalau orang Muslim boleh mendoakan orang non-Muslim? Kalau ada teman atau saudara yang non-Muslim, dan dia sakit, boleh kita mendoakan supaya Allah memberikan kesehatan dan penyembuhan? Kalau memang boleh, apakah juga boleh mendoakan untuk semua perkara lain yang bersifat duniawi? Saya sudah cari informasi di internet, dan dapat penjelasan bahwa :

Tuesday, March 09, 2010

Fatwa PP Muhammadiyah: Merokok Haram!

JAKARTA, KOMPAS.com — Pimpinan Pusat Muhammadiyah, melalui Majlis Tarjih dan Tajdid, mengeluarkan fatwa baru terhadap hukum merokok. Setelah menelaah manfaat dan mudarat rokok, Majlis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah berkesimpulan bahwa merokok secara syariah Islam masuk dalam kategori haram. Keputusan ini diambil dalam halaqoh tentang Pengendalian Dampak Tembakau yang diselenggarakan Majlis Tarjih dan Tajdid pada 7 Maret lalu di Yogyakarta.

Monday, March 08, 2010

9 Afghan Children Were Handcuffed And Killed By US Soldiers In December 2009

Eight handcuffed students, aged 11-18, and a 12-year-old neighboring shepherd boy who had been visiting the others in Kunar Province on December 26, 2009, were executed, while still handcuffed.
The Pentagon first said they were bomb-makers. The story was later changed to say they were only 8 school students (and 1 shepherd boy).
The US news media is ignoring this story.
The Pentagon will not start an investigation.
The US Congress will not start an investigation.
Afghan children can be captured, handcuffed and then executed by US soldiers, but no one in America wants to know about it.

Sunday, March 07, 2010

Ditangkap Gara-gara Shalat di Tempat Parkir

Ditangkap Gara-gara Shalat di Tempat Parkir

Ahad, 07 Maret 2010, 08:01 WIB
NEVADA--Organisasi Muslim Amerika mengajukan keluhan kepada polisi di Nevada setelah tujuh pria ditahan karena shalat di tempat parkir pertokoan setempat. Polisi di kota Henderson melakukan penangkapan itu setelah mendapatkan telpon dari seorang anggota masyarakat yang melaporkan tindakan yang mencurigakan.

Saturday, March 06, 2010

Wow, Ada Kondom Baru Untuk Anak Remaja

Hebat!
Mungkin dalam 100 tahun lagi ada kondom yang baru, dengan ukuran lebih kecil lagi untuk anak SD!

Wow, Ada Kondom Baru Untuk Anak Remaja

Liputan 6 - Jumat, 5 Maret

Liputan6.com, Jenewa: Produsen kondom terkemuka di Swiss mulai memproduksi dan mengedarkan kondom berukuran kecil khusus untuk anak laki-laki berusia 12-14 tahun. Kondom yang diberi nama Hotshot ini diproduksi karena berdasarkan survei, anak-anak seusia itu tak pernah memakai kondom saat berhubungan seks, dan ini berakibat tingginya angka kehamilan di bawah umur. Demikian tulis Telegraph, Rabu (3/3).

Thursday, March 04, 2010

Paripurna Century: Bulat Pilih C, FPG Diintimidasi 'Kasus KPK' & 'Bubar Koalisi'

Luar biasa. Kenapa nggak sekaligus mengancam dengan golok saja? Biar lebih jelas lagi!
Hebat sekali anggota DPR “terhormat” ini…

Paripurna Century: Bulat Pilih C, FPG Diintimidasi 'Kasus KPK' & 'Bubar Koalisi'


Rabu, 03/03/2010 22:57 WIB
Hery Winarno - detikNews
Jakarta - Anggota Fraksi Partai Golkar bulat mendukung opsi C. Dari 106 anggota, sebanyak 104 anggota mendukung pilihan tersebut. Sementara, 2 orang tidak memilih karena sakit.

Wednesday, March 03, 2010

Perpres Jembatan Selat Sunda Sudah Terbit

100 Trillion?
Apa begitu mendesak?
Kasihan anak yatim yang lapar dan anak miskin yang harus putus sekolah, karena pemerintah “tidak punya uang”. Tetapi untuk mega proyek, uang selalu bisa dicari…

Perpres Jembatan Selat Sunda Sudah Terbit

Kamis, 04/02/2010 14:51 WIB
Luhur Hertanto - detikNews
Jakarta - Peraturan Presiden (Perpres) terkait pembangunan jembatan Selat Sunda telah terbit. Tim pelaksana terkait proyek jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera ini pun akan segera dibentuk.

Monday, March 01, 2010

Ceramah Maulid Nabi SAW 2010 di Istiqlal (Teks)

Ceramah Maulid Nabi SAW 2010
di Masjid Istiqlal
Oleh Gene Netto




Ceramah di Masjid Istiqlal Untuk Maulid Nabi

Acara:               Maulid Nabi Muhammad SAW 1431 H       
Hari/Tanggal:   Jumat, 26 Februari 2010, 12 Rabiul Awal 1431 H      
Pukul:                20:00 WIB, setelah shalat Isya berjema’ah      
Tempat:              Lantai Utama Masjid Istiqlal      
Tema:                 Dengan Peringatkan Maulid Nabi, Kita Tingkatkan
                          Pengamalan Ajaran Nabi Muhammad SAW

Susuan Acara

19:30 – 19:45    Shalat isya Berjema’ah      
19:45 – 20:00    Shalawat Nabi      
20:00 – 20:12    Pembacaan Ayat Suci Al Qur'an       
20:12 – 20:35    Sambutan Dirjen Bimas Islam,
                          oleh Prof.Dr.H. Nasruddin Umar, MA      
20:35 – 21:10   Ceramah Hikmah Maulid Nabi, oleh Gene Netto      
21:10 – 21:30    Sambutan Menteri Agama RI, Suryadharma Ali      
21:30 – 21:35    Pembacaan Doa, oleh Imam Besar Masjid Istiqlal
                          Prof.Dr.KH. Ali Mustafa Yaqub, MA      
21:35                 Selesai 




Jakarta, 26 Februari 2010 / 12 Rabiul Awal 1431 H     

MAULID UNTUK MENGINGAT NABI MUHAMMAD SAW

Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh,

Terima kasih atas kesempatan hadir di sini. Pertama saya ingin mohon maaf sedalam-dalamnya, bila ada yang merasa tersinggung atas apa yang saya jelaskan nanti di dalam ceramah ini. Tidak ada niat di dalam hati saya untuk menyinggung perasaan saudara saya di dalam Islam. Tetapi saya ingin menyampaikan apa yang saya rasakan dan saya alami sejak saya masuk Islam, dengan harapan bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. Jadi, kalau ada kata dari saya yang terasa terlalu keras di dalam hati, mohon dibuka pintu maaf seluas-luasnya, karena niat saya hanya untuk bicara secara serius dan jujur tentang perbuatan kita sebagai suatu ummat.

Tujuan Maulid Apa?

Tujuan Maulid adalah untuk ingat bahwa kita harus mengikuti Nabi Muhammad SAW. Apakah benar bahwa kita masih mengikuti Nabi SAW? Kalau masih mengikuti Nabi Muhammad SAW, maka Maulid bagus. Tetapi kalau kita tidak mengikutinya, buat apa kita rayakan Maulid setiap tahun? Kalau kita TIDAK mengikuti Nabi SAW dengan baik, dan lebih suka mengikuti contoh dan perbuatan buruk dari orang KAFIR atau perbuatan SETAN, bagaimana? Apakah perlu kita bubarkan Maulid Nabi KALAU ummat Muhammad SAW lebih peduli pada contoh dari orang kafir dan setan?
Harus kita kaji lebih dalam: Apakah BENAR kita masih mengikuti Nabi Muhammad SAW atau tidak!
Kalau kita mau bicara tentang anjuran dan kewajiban bagi ummat Islam untuk mengikuti Nabi SAW, maka ada ayat-ayat penting yang perlu kita pahami.

158. Katakanlah: "Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul Nya, Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk".
(QS. Al-Araaf 7:158)

31. Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
32. Katakanlah: "Ta’atilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir".
(QS. Al-Imran 3:31-32)

            Selanjutnya, mari kita menganalisa perbuatan kita sehari-hari, sebagai suatu ummat, yang mengaku sebagai pengikut dari Rasulullah SAW. Mari kita coba pahami apakah kita benar-benar mengikuti dia atau tidak.

Shalat Kita?

Kalau secara teknis, insya Allah shalat kita masih 100% sama dengan Nabi Muhammad SAW. Masih dalam Bahasa Arab, gerakannya sama, masih wajib lima waktu, hitungan waktu shalat masih diambil dari posisi matahari, menghadap kiblat, dsb. Tetapi mungkin kualitasnya shalat kita berbeda dengan Nabi:
o   Nabi Muhammad SAW shalat dengan baik, tenang, dan khusyu.
o   Sebagian dari ummatnya shalat dengan cara kurang sempurna, buru-buru, sambil memikirkan segala sesuatu.
Dan sangat disayangkan bahwa banyak sekali “pengikut Muhammad SAW” justru tidak melakukan shalat. Mungkin sebagian dari kita hanya hadiri Shalat Jumat saja. Mungkin hanya setahun dua kali: yaitu Idul Fitri dan Idul Adha. Kenapa begitu banyak orang bisa tinggalkan shalat dengan sikap tenang, tetapi masih mau dianggap sebagai “pengikut Muhammad SAW”? Dan mungkin sebagian dari mereka yang tidak shalat malah mau datang ke masjid untuk Maulid Nabi, tanpa rasa malu. Mungkin Nabi Muhammad SAW akan menangis setiap hari kalau bisa menyaksikan kita.
Dan bagaimana dengan Shalat Jumat ktia? Mungkin 50% dari jemaah di sini ikuti Shalat Jumat dalam keadaan setengah sadar, atau tidur. Khatib seharusnya dipilih karena bisa bicara dengan semangat. Tetapi banyak khatib belum belajar untuk bicara di depan umum”, jadi suaranya terlalu lembut, dan malah membuat jemaah tidur. (Ilmunya tidak diragukan. Hanya cara menyampaikannya.) Jemaah “salah” karena banyak yang abaikan ilmu yang mau diberikan oleh orang alim (mereka merasa enakan tidur). Khatib “salah” karena tidak berusaha untuk belajar: “Bagaimana caranya berceramah dengan suara yang baik dan semangat, biar jemaah merasa tertarik dan tidak mau tidur?” Sayang kalau ummat Islam tidur terus, pada saat ada orang alim yang mau berikan ilmu yang benar dan bermanfaat di dunia dan di akhirat. Mungkin Nabi Muhammad SAW akan menangis setiap hari kalau bisa menyaksikan kita dan cara kita melakukan shalat.

Puasa Kita?

Kalau secara teknis, insya Allah masih sama dengan Nabi Muhammad SAW. Mulai dari adzan Subuh, berakhir pada waktu Maghrib, dsb. Tetapi apakah berat badannya Nabi Muhammad SAW malah NAIK pada saat puasa? Berapa banyak dari ummat Islam yang berat badannya NAIK pada waktu bulan Ramadhan? (Dan saya pernah alami juga. Dulu, saya makan lima kali setiap malam karena takut akan lapar besok. Sekarang sudah tidak lagi begitu.)
Apakah Nabi Muhammad SAW rajin ke Tanah Abang atau ITC dan belanja banyak di tengah bulan puasa? Dan pakaian yang dibeli itu BUKAN untuk anak yatim dan fakir miskin, tetapi untuk dipakai saat pulang kampung? Apakah tujuan dari puasa pulang kampung dengan baju baru? Pusat belanja baju bisa menjadi lebih ramai daripada masjid.
Ada juga banyak yang mau melakukan umrah di saat puasa. Alhamdulillah dia mau melakukan ibadah yang baik itu. Tetapi justru ada yang batalkan puasanya, dengan alasan menjadi MUSAFIR!  Ada orang lain yang pulang kampung, dan mereka juga batalkan puasa dengan alasan musafir!
Mana yang lebih utama di tengah bulan suci Ramadhan? Puasa, atau banyak jalan-jalan? Dilakukan terus-terusan setiap tahun, dan untuk umrah, tentu saja ada biaya yang cukup tinggi. Mungkin Nabi Muhammad SAW akan menangis setiap hari kalau bisa menyaksikan kita dan cara kita melakukan puasa di bulan Ramadhan.

Haji dan Umrah Kita?

Kalau secara teknis, insya Allah masih sama dengan Nabi Muhammad SAW. Tetapi apakah Nabi SAW naik haji setiap tahun? Dan umrah berkali-kali dalam satu tahun? Ternyata, Nabi SAW hanya melakukan haji satu kali saja. Dan hanya melakukan umrah sebagai idabah sunnah 3 kali saja (atau mungkin 4 kali).
Penjelasannya, Nabi Muhammad SAW hanya melakukan umrah 2 kali sebagai ibadah sunnah, secara sengaja dan terpisah dari Haji. Satu kali lagi, dia lakukan umrah pada saat sedang melakukan Haji, jadi tidak berangkat secara khusus dari Medina untuk umrah saja. Dan satu kali lagi Nabi SAW tidak berhasil masuk Makkah, berarti umrahnya tidak jadi. Artinya, Nabi hanya melakukan umrah 2 kali saja (secara sengaja dan terpisah dari Haji), padahal ada ribuan kesempatan. Boleh dikatakan 3 kali, kalau tambahkan umrah yang dilaksanakan saat Haji. Dan boleh dikatakan 4 kali, kalau termasuk satu kali yang gagal di mana Nabi berniat melakukan umrah, tetapi tidak berhasil masuk kota Makkah (dan itu usaha umrah yang pertama).
Jadi, boleh dikatakan Nabi SAW melakukan umrah minimum 2 kali (berangkat secara sengaja dan terpisah dari Haji), maksimum 4 kali termasuk saat Haji dan satu kali yang gagal). Padahal Nabi SAW bisa melakukan umrah ribuan kali, kalau dia mau. Ternyata, hanya 2-4 kali saja.
Uang yang dihabiskan oleh kita berapa banyak untuk melakukan ibadah-ibadah itu? Berapa puluh atau berapa ratus juta setiap tahun, untuk SETIAP ORANG yang berangkat? Apakah tidak ada orang yang lebih membutuhkannya? Misalnya, anak yatim, fakir miskin, orang yang punya hutang, orang yang perlu operasi, dsb. Apakah mereka itu “SAUDARA KITA” atau tidak? Mungkin Nabi Muhammad SAW akan menangis setiap hari kalau bisa menyaksikan kita dan cara kita utamakan kenikmatan ibadah sendiri dengan biaya yang tinggi, pada saat ada banyak saudara kita yang perlu bantuan.

Masjid Kita?

Kalau secara teknis, insya Allah masih sama dengan Nabi Muhammad SAW. Tempat bersih untuk shalat, ada tempat wudhu, menghadap kiblat, dsb. Tetapi kenapa bisa begitu mewah, sehingga menghabiskan MILYARAN RUPIAH untuk renovasi saja? Saya tidak bicarakan masjid yang sudah dibangun dari zaman dulu. Yang sudah ada, biarkanlah. Yang saya maksudkan adalah yang dibangun dan direnovasi sekarang.
Ada sebuah masjid yang cukup besar. Sedang direnovasi. Pengurus masjid pasang marmer di lantai dan tembok. Memang sangat indah tetapi kenapa sebagian dari marmernya harus diimpor dari Itali? Dan kenapa harus pakai marmer? Kenapa tidak bisa pakai UBIN berkualitas saja? Sedangkan banyak hotel bintang 5 hanya pakai ubin. Kalau hotel mewah bisa pakai ubin, kenapa masjid kita harus pakai marmer yang diimpor dari luar negeri dengan biaya yang cukup besar?
Kenapa ada juga masjid yang harus pasang kubah emas dan menggunakan barang-barang lain yang mewah di dalam masjid? Apakah Nabi Muhammad SAW akan senang melihat masjid kita? Sedangkan banyak anak yatim yang miskin, tidak bisa makan setiap hari, tidur dalam keadaan lapar, putus sekolah, menjadi pemulung, dsb.? Mungkin Nabi Muhammad SAW akan menangis setiap hari kalau bisa menyaksikan masjid kita.

SAYA MAU BERTANYA:
AKHLAK BAIK YANG DICONTOHKAN OLEH NABI MUHAMMAD SAW HILANG KE MANA?

Korupsi Kita


188. “Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan cara batil […] (QS. Al Baqarah 2:188).
Apakah Nabi SAW pernah melakukan korupsi? Kenapa itu yang menjadi umum di sini? Ini contoh dari Nabi Muhammad SAW atau tidak? Kenapa Indonesia menjadi terkenal karena korupsinya? Bukan karena akhlak baiknya? Apakah orang asing yang kafir akan tertarik pada Islam, kalau mereka tahu tentang tingkat korupsi di sini?
Bagaimana kalau korupsi di sini nol persen? Bukannya orang barat yang kafir akan tertarik untuk tahu kenapa? Dan kita bisa menjelaskan bahwa korupsi di sini nol persen: “Karena kita Muslim! Kita mengikuti NABI MUHAMMAD SAW!” Bukannya mereka akan tertarik pada Islam kalau korupsi di sini nol persen?
Dan kita tidak akan perlu berdakwah ke luar negeri. Mereka akan datang ke sini, dan minta belajar dari kita karena sudah lihat contoh yang baik dari kita. Mungkin Nabi Muhammad SAW akan menangis setiap hari kalau bisa menyaksikan kita dan cara ummatnya melakukan korupsi setiap hari.

Ada Banyak Kemiskinan, Tetapi Banyak Pemimpin Kita Kaya

Mayoritas dari penduduk Indonesia adalah Muslim. Mayoritas dari penduduk yang Muslim itu juga MISKIN. Tetapi banyak sekali pemimpin agama, pemimpin daerah, pemimpin organisasi, pemimpin partai politik dan pemimpin negara justru KAYA sekali. Kenapa bisa begitu? Contoh dari Nabi SAW apa? Hidup dalam keadaan kaya raya, dan utamakan kenikmatan hidup bagi diri sendiri? Atau manfaatkan uang dari Allah untuk berjuang di jalan Allah?
Uang itu adalah titipan dari Allah, dan bukan milik kita. Tetapi kita merasa uang itu didapatkan karena kehebatan kita sendiri, bukan karena Allah memberikannya kepada kita. Mungkin Nabi Muhammad SAW akan menangis setiap hari kalau bisa menyaksikan kita.

Anak Yatim

Banyak dari ummat Islam yang kaya, tetapi mayoritas dari anak yatim adalah orang miskin, dan masih banyak yang tidak diurus. Sepertinya banyak dari ummat Islam hanya ingat pada anak yatim di bulan puasa saja. Apakah anak yatim hanya makan dalam satu bulan setiap tahun? Bukannya mereka juga perlu makan setiap hari, sepanjang tahun? Kenapa kita hanya mau ingat pada mereka pada satu bulan saja?
Alangkah baiknya bila para pemimpin kita bisa memberikan contoh yang jelas. Bayangkan apa yang akan terjadi kalau Presiden kita mengadakan santunan anak yatim setiap minggu di Istana Negara! Pasti akan luar biasa! Dan setiap Menteri, Sekjen, Dirjen, Gubenur, Walikota, Bupati, Camat, dan lain-lain bisa diajak mengikuti contoh itu juga.
Dan kalau ada yang merasa terlalu sibuk untuk membuat santunan rutin setiap minggu, ada juga cara yang lain. Misalnya, setiap kali seorang pemimpin atau pejabat negara diundang untuk acara makan malam (berarti ada katering, dan makanannya pasti banyak sekali), bisa juga wajib undang anak yatim. Satu, dua, atau tiga anak saja sudah cukup (biar mudah diatur, tetapi mengajak lebih juga boleh). Dan mereka juga bisa foto bersama, dikasih makanan, dikasih santunan, dan diberikan semangat dan motivasi untuk belajar dengan baik dan menjadi orang sukses. Insya Allah seluruh negara akan terpancing untuk lebih peduli pada anak yatim kalau semua pemimpin kita memberikan contoh tersebut.
Bayangkan kalau Presiden Obama datang ke sini, diajak makan, dan selalu ada anak yatim di sebelahnya. Mungkin dia akan bingung dan akan bertanya kenapa selalu ada anak kecil yang hadir dalam acara makan. Lalu bagaimana kalau kita jelaskan alasannya, dan ternyata dia suka contoh ini. Kemudian dia kembali ke Amerika dan melakukan hal yang sama di sana! Dan dia juga wajibkan hal yang sama untuk para menteri di sana. Dan para pemimpin dunia melihat contoh itu dari Obama, dan mereka juga melakukannya di negara mereka masing-masing. Seluruh dunia mulai mengajak anak yatim makan bersama, karena dapat contoh dari para pemimpin di Indonesia.
Bisa bayangkan? Kira-kira bagaimana perasaan Allah terhadap kita semua bila seluruh dunia berubah dan menjadi sayang terhadap anak yatim karena kita kasih contoh tersebut? Seluruh dunia bisa berubah dalam sekejap, hanya karena ada contoh kecil dari kita.
Sayangnya, banyak sekali dari pemimpin kita masih lebih peduli pada deposito mereka daripada anak yatim, dan hanya ingat pada anak yatim sewaktu-waktu saja (biasanya di bulan puasa). Mungkin Nabi Muhammad SAW akan menangis setiap hari kalau bisa menyaksikan kita.

Ummat yang Merokok

Survei menyatakan bahwa 80-90 persen dari pria di Indonesia merokok, dan tentu saja mayoritas dari mereka adalah Muslim. Apakah Nabi Muhammad SAW juga merokok? Apakah ini Sunnah Nabi atau tidak? Ini sudah jelas MUBAZIR. Ini membuat ummat Islam menjadi lemah dan tidak sehat. Banyak bapak wafat dengan cepat dari berbagai macam penyakit dan kanker. Tidak ada yang dapat umur yang lebih panjang karena merokok. Anak dan keluarga tidak diutamakan.
Kompas melaporkan bahwa rokok membakar 330 MILYAR Rupiah PER HARI di Indonesia. Dan itu berarti 120 TRILLION Rupiah per TAHUN untuk merokok!!! Ulama kita jarang membahas ini dalam ceramah, dan tidak pernah dalam Khutbah Jumat (dari pengalaman saya). Malah banyak Ustadz dan Kyai yang memberikan contoh yang buruk dengan merokok sendiri. 120 Trillion Rupiah dibakar dengan sia-sia. SETIAP TAHUN. Dan anak yatim masih banyak yang lapar! Mungkin Nabi Muhammad SAW akan menangis setiap hari kalau bisa menyaksikan kita.
Kalau ada teman atau saudara yang merokok, bicara dengan dia secara baik, dan ajak dia berhenti. Mungkin salah satu caranya begini: berikan dia tasbih kecil. Setiap kali dia mau merokok, suruh dia berdzikir kepada Allah, dan mensyukuri semua nikmat yang Allah berikan. Baca “Alhamdulillah” terus. Dalam waktu 20 minit, kalau mau merokok lagi, berdzikir lagi, dan sekaligus mohon bantuan kepada Allah untuk berhenti merokok.
Pada saat yang sama, coba mengurangi frekuensi rokok secara bertahap. Misalnya, sekarang 30 batang perhari. Mulai minggu depan, dikurangi menjadi hanya 20 batang per hari (dan juga harus berdoa dan mohon bantuan Allah). Minggu berikut, 15 batang per hari. Yang berikut, 10 batang perhari, dan seterusnya, hingga menjadi hanya 1 batang per hari. Lalu satu batang per 2 hari. Satu batang per minggu, dan sebagainya. Dan setiap kali ada keinginan untuk merokok, coba hilangkan niat itu dengan berdzikir saja, dan baca Alhamdulillah, dan mohon  bantuan dari Allah untuk berhenti merokok. Insya Allah bisa berhasil dengan cepat.

Muallaf Yang Tidak Diurus

Tidak ada sistem atau yayasan formal yang tangani muallaf se-Indonesia. Padahal jumlah muallaf bertambah terus setiap hari. Dibutuhkan yayasan atau organisasi yang bisa menyebarkan nama-nama Ustadz dan Kyai di setiap kecamatan, di seluruh Indonesia yang bisa menerima dan membimbing muallaf dalam agama.
Muallaf itu sering bingung dan malu karena merasa bodoh. Mereka tidak bisa datang ke masjid and ketok di pintu. Tetapi ulama tidak kompak dan serius untuk tangani muallaf secara resmi, sehingga banyak dari mereka yang menjadi goyang. Mungkin Nabi Muhammad SAW akan menangis setiap hari kalau bisa menyaksikan kita dan cara kita tidak memperhatikan kebutuhan muallaf.

Anak Dipukul Karena Salah Baca Al Qur'an?

Di sebagian pesantren, anak yang salah baca ayat kena pukulan. Apakah supaya dia belajar apa yang benar dan salah? Apakah Nabi SAW juga memukul sahabat pada saat mereka belajar Al Qur'an? Apakah Nabi SAW termasuk orang yang suka memukul muridnya?
Dijelaskan dalam sebuah hadiths, bahwa Allah memberikan dua pahala buat orang yang tidak lancar dalam membaca ayat Al Qur'an, (dan yang lancar dikumpulkan bersama para malaikat). Allah memberikan dua pahala, sedangkan sebagian Ustadz di Indonesia kasih pukulan. Apakah ini contoh dari Nabi SAW? Tidak. Karena Nabi SAW tidak pernah memukul.

“Rasulullah SAW tidak pernah memukul dengan tangannya, baik terhadap isteri maupun terhadap pelayannya, kecuali dia berjihad di jalan Allah.”
(Sahih Muslim, Nomor 4296)

Mungkin Nabi Muhammad SAW akan menangis setiap hari kalau bisa menyaksikan kita.

Menjadi Negara Maju?

Orang barat yang kafir bisa menciptakan negara maju. Kenapa kita tidak bisa? Kenapa menjadi negara berkembang terus? Bukannya Allah berada di sisi kita? Bukannya doa kita yang paling cepat diterima dan dikabulkan oleh Allah? Kenapa orang barat yang kafir bisa membuat negara maju yang bebas korupsi? Kenapa orang barat yang kafir bisa membuat sistem pendidikan yang lebih baik? Kenapa orang barat yang kafir bisa membuat sistem kesejahteraan yang menjadi suatu jaminan sosial bagi rakyat? Kenapa kita selalu kalah kalau dibandingkan dengan orang barat yang kafir dalam hampir semua bidang? Kesalahan kita di mana?
Mungkin karena terlalu banyak dari kita yang tidak peduli pada contoh mulia yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW. Dan oleh karena itu kita masih belum bisa menciptakan negara maju. Mungkin Nabi Muhammad SAW akan menangis setiap hari kalau bisa menyaksikan kita.  

Sekarang Saatnya Untuk Utamakan Managemen Masjid

Masjid bisa berubah menjadi pusat masyarakat. Setiap masjid besar bisa membuat perpustakaan, supaya anak Muslim bisa “IQRA” daripada nonton sinetron. Setelah sekolah selesai, anak muda bisa datang ke masjid, pinjam buku, dan duduk di situ untuk membaca dan belajar. Kedatangan ratusan anak muda setiap hari akan membuat masjid ramai, dan akan mengikat hati mereka terhadap masjid juga, insya Allah.
Masjid besar juga bisa membuat Dapur Umum dan kita bisa ajak orang kaya untuk menyumbang uangnya supaya orang miskin bisa datang dan makan di situ setiap hari. Contohnya, dimasak makanan untuk 200 orang saja, untuk makan siang saja. Cukup nasi, telor, tempe. Dan orang miskin bisa datang dan antrian (karena hanya boleh makan di situ). Setelah makanan sudah habis, yang lain akan ditolak, dan disuruh kembali besok. Minimal ada 200 orang yang dapat makanan di situ, dan mereka akan merasa bahwa pengurus masjid dan ummat Islam peduli pada orang miskin. (Kalau sekarang, jumlah orang miskin yang berhasil dapat makanan di masjid setiap hari berapa?)
 Masjid besar bisa membuat BMT, yaitu Baitul Maal wat Tamwil (Bank Syariah Mikro Kredit) supaya orang miskin ada tempat untuk pinjam 500 ribu, atau 1 juta saja. Bisa dibuat secara mudah dan sederhana, contoh sudah ada banyak, dan orang dengan kemampuan untuk menjalankan sistem itu sudah banyak juga.
Kita perlu berfikir secara kreatif tentang bagaimana kita bisa memanfaatkan masjid-masjid kita supaya menjadi suatu pusat bagi masyarakat, dan tidak hanya tempat untuk shalat dan pesta perkawinan saja, yang lebih sering kosong daripada ramai.
Mungkin Nabi Muhammad SAW akan menangis setiap hari kalau bisa menyaksikan kita karena kita belum mau menggunakan masjid kita untuk mensejahterahkan ummat Islam.

Masih Ada  Harapan Untuk Masa Depan:

            Tetapi masih ada harapan bahwa keadaan ummat Islam bisa menjadi lebih baik. Semuanya tergantung pada diri kita. Ayat di bawah ini sudah sering dibacakan di mana-mana, tetapi kita tidak mewujudkannya di dalam kehidupan kita sehari-hari:

11. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.
(QS. Ar-Ra’d 13:11)

Kita bisa mengubah bangsa ini. Dan kita harus mau melakukannya. Kita tidak boleh diam saja terus dan berharap bangsa ini akan berubah. Kita harus ambil tindakan yang nyata. Salah satu hal yang perlu kita perhatikan adalah pendidikan.
Pendidikan untuk ummat Islam dan anak bangsa harus kreatif, maju dan moderen. Bukan asal nurut dengan guru seperti di zaman dulu.
Nabi tidak berpesan agar ummatnya harus bodoh dan takut mengritik guru yang salah. Nabi tidak berpesan agar ummatnya harus menjadi takut mengritik kebijakan pemerintah yang tidak baik. Dan kalau kita yang dewasa selalu takut untuk terima kritikan dari anak-anak kita, dan siswa kita di sekolah, dan para santri kita di pesantren, maka bangsa ini tidak akan bisa maju. Itu disebabkan kita yang dewasa selalu mau benar sendiri dan tidak mau terima masukan dari anak-anak muda, padahal mungkin saja Allah berikan petunjuk kepada mereka, padahal belum dikasih kepada kita.
Saya sangat suka ayat di bawah ini, dan saya yakin bahwa ayat ini merupakan jaminan dari Allah kepada kita semua:

96. Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, PASTILAH Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.
(QS. Al Araf 7.96)

Mari kita berfikir tentang berapa banyak dari kita yang tidak peduli pada contoh mulia Nabi Muhammad SAW. Mari kita berfikir tentang bagaimana kita bisa menjadi suatu ummat yang beriman dan bertakwa supaya rahmat Allah dilimpahkan di atas kita semua. Mari kita bersatu dan saling membantu, untuk memajukan negara ini. Jangan sampai kita mencapai Maulid Nabi tahun depan, dan semua yang kita bicarakan malam ini belum berubah.
Saya yakin bahwa Indonesia bisa menjadi negara nomor satu di dunia. Dengan ummat Islam yang menjadi contoh yang paling baik dan paling mulia bagi semua. Nanti, insya Allah, orang Amerika akan datang kepada kita dan minta pinjam uang karena uang kita paling banyak. Orang Jepang akan datang kepada kita dan minta teknologi dari kita karena teknologi kita paling maju. Dan orang barat akan mau sekolahkan anak mereka di sini, karena sistem pendidikan di sini adalah yang paling baik di dunia.
Semua itu bisa terwujud. Allah bisa turunkan milyaran malaikat untuk mendoakan kita dan membantu kita, kalau Dia mau. Tetapi kita harus mau berubah. Kita sudah dikasih contoh yang paling baik dan paling bagus dalam bentuk Nabi Muhammad SAW dan Allah sudah perintahkan kita untuk:

“…berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul Nyadan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk!!!"
(QS. Al-Araaf 7:158)

            Saya merasa yakin bahwa negara ini bisa berubah. Cukup kita kembali kepada contoh Nabi SAW dengan sungguh-sungguh, dan mewujudkan akhlak mulianya di dalam kehidupan kita setiap hari.
Semoga kita bisa berubah, dan kalau kita bisa, Nabi Muhammad SAW TIDAK AKAN MENANGIS kalau bisa menyaksikan kita. Semoga Nabi SAW malah akan menyaksikan kita dan akan MERASA BANGGA bahwa kita selalu mau berusaha untuk memperbaiki diri dan selalu kembali kepada contohnya. Dan dia malah akan bersyukur kepada Allah SWT bahwa ummatnya masih benar-benar MENGIKUTI DIA.

Allah berharap kita bisa berubah. Para malaikat berharap kita bisa berubah. Dan Nabi Muhammad SAW berharap kita bisa berubah.  Jadi, mari kita mengubah diri kita dan mengubah ummat Islam. Mulai dari sekarang.

Semoga bermanfaat.

Wa billahi taufiq wal hidayah,
Wassalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh,

Gene Netto

Masjid Istiqlal,
Jakarta,
26 Februari 2010 / 12 Rabiul Awal 1431 H     

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...